Tampilkan postingan dengan label Asia Tenggara. Tampilkan semua postingan

SBY Membuat Sejumlah Kebijakan dan Program Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Buruh

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berbagi simpati dengan kaum buruh yang besok, Selasa (1/5), akan merayakan Hari Buruh Internasional. Presiden sendiri telah dan masih akan membuat sejumlah kebijakan dan program untuk meningkatkan kesejahteraan buruh.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, mengatakan hal ini di Jakarta, Senin (30/4) malam. "Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi sangat istimewa karena Presiden SBY membuat sejumlah keputusan strategis bagi peningkatan kesejahteraan buruh," kata Daniel.

Ketika meresmikan 20 unit Rumah Susun Sejahtera Sewa yang dibangun PT Jamsostek di kawasan industri Kabil, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pekan lalu, Presiden menyampaikan telah memerintahkan untuk membangun sejumlah rumah sakit yang didedikasikan bagi buruh dan keluarganya. "Mulai tahun depan rumah sakit pekerja dibangun di kota-kota dengan konsentrasi industri, seperti Tangerang, Bekasi, Surabaya, dan lainnya," Daniel menambahkan.

Dalam kesempatan di Batam tersebut, Presiden menyampakan telah meminta Menko Kesra, Menakertrans, Meneg BUMN, dan PT Jamsostek untuk mewujudkan pembangunan rumah sakit-rumah sakit bagi buruh. Rencana tersebut akan terselesaikan semua dalam 2,5 tahun ke depan.

Untuk kebutuhan tempat tinggal, pemerintah membangun rumah susun sewa yang terjangkau, layak, dan dekat dengan sentra-sentra industri. Pembangunan rusun sewa ini akan diperluas jangkauannya. Selain itu, Presiden juga membagikan 200 unit bus untuk mengakomodasikan keperluan transportasi buruh dari dan ke tempat kerja.

Pemerintah juga sedang memperjuangkan ke DPR agar batas penghasilan kena pajak dinaikkan dari sekitar Rp 1,32 juta per bulan menjadi Rp 2 juta. "Semua ini sangat penting bagi kesejahteraan buruh," Daniel menjelaskan.

Selain mengucapkan Selamat Hari Buruh, Presiden SBY akan menyimak pesan politik yang disuarakan dalam pawai buruh tahun ini. "Presiden berharap semua pawai akan berjalan tertib," ujar Daniel.

Editor: Safrizal

Singapura Hibahkan 50.000. Al-Quran Untuk Aceh

Delegasi dari Singapura yang bertemu dengan Pj. Gubernur Aceh Tarmizi Karim di Banda Aceh, Jumat (27/4), menyerahkan 7.000 Al Qur’an dalam rangka kerja sama bidang pendidikan agama di Aceh melalui Yayasan Fajar Hidayah Aceh.

Program tersebut termasuk dalam hibah 50.000 Al-Qur’an yang direncanakan diserahkan untuk Aceh, dan delegasi dari Singapura yang bertemu dengan Pj. Gubernur Aceh Tarmizi Karim itu menyatakan akan terus melakukan kerja sama dengan Aceh. Sejumlah isu menarik seperti pertukaran pelajar, program orang tua asuh, dan  kerja sama dalam mengembangkan promosi wisata turut  dibicarakan dalam pertemuan tersebut. 


Sementara itu, pada hari yang sama, delegasi dari Korsel yang telah melakukan kunker selama beberapa hari di Aceh, juga bertemu Gubernur, di Pendopo Gubernuran,  Banda Aceh. “Mereka berniat berinvestasi di Aceh, terutama dalam bidang  infrastruktur, sekarang ini sedang  kita bangun komunikasi  dalam merealisasikan investasi  dalam bidang pendidikan, terutama  capasity building antara Unsyiah dengan salah satu universitas di Korea Selatan,” kata Pj Gubernur  Tarmizi A Karim. 

Delegasi Korea Selatan tersebut dipimpin oleh Kwan Joeng Sung dari PT Vogo Korea beserta Menteri  Informasi dan Komunikasi Yang Seung Taik.

Sejumlah sektor seperti  pendidikan, infrastruktur  maupun teknologi berpeluang untuk dikembangkan oleh  pengusaha Korsel tersebut di Aceh. 

Kunjungan delegasi Korea Selatan tersebut merupakan lanjutan kerja sama antara Aceh dan Korsel yang telah dibangun semenjak tahun 2008 lalu, terutama dengan Provinsi Jeju. Sebuah provinsi  yang memiliki kesamaan dengan  Aceh dalam bidang otonomi khusus. 

Editor: Safrizal

Hidup Miskin di Tanah Kaya Tambang

KEFAMENANU  - Di balik iklim Pulau Timor yang panas, kering dan gersang, justru menyimpan deposit tambang yang sangat banyak dan berkualitas tinggi. Sebut saja, emas, emas putih, minyak bumi, batu bara, besi, gas, pasir besi, nikel, batu permata, batu kaca, batu laut Timor hingga mangan.

"Deposit tambang di Pulau Timor tersebar merata mulai dari Timor Barat sampai Timor Timur (Timor Leste).  Khusus untuk Kabupaten Timor Tengah Utara, punya Mangan yang terbaik, yang kualitasnya menurut lembaga survei geoligis, terbaik di dunia yaitu berwarna biru dan merah," kata Hendrikus Bana, salah satu pengamat pertambangan di Kefamenanu, Selasa (24/4/2012).

Dari semua hasil tambang tersebut, lanjut
Bana, hanya mangan saja yang dieksplorasi secara besar-besaran hampir merata di seluruh pulau Timor. Sementara hasil tambang lainnya masih belum disentuh.

Mangan yang dieksplorasi pun ditambang secara tradisional. Sedangkan para investor dari luar negeri  datang hanya sebagai investor pembeli dan investor pedagang. "Padahal yang diharapkan oleh pemerintah dan masyarakat yakni investor yang datang, bisa membangun pabrik yang khusus memproduksi dan pemurnian mangan tersebut sehingga bisa dieskpor keluar," jelasnya.

Sayangnya, kekayaan yang berlimpah ini belum dikelola dengan baik. Menurut Bana, kondisi ini memang sangat ironi mengingat kekayaan alam yang begitu tinggi tetapi rakyatnya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Bana menyayangkan sikap pemerintah yang masih berorientasi pada sektor pertanian dan perkebunan, padahal kondisi geografisnya tidak mendukung.

"Potensi alam di pulau Timor ini sangat berlimpah tetapi masyarakatnya hampir 90 persen hidupnya di bawah garis kemiskinan karena tidak menjadikan sektor pertambangan sebagai sektor utama yang cocok diterapkan di pulau Timor yang panas, gersang dan tandus ini," kata Bana.

Menurut Bana selain di daratan pulau Timor, di laut Timor juga menyimpan kekayaan alam yakni batu laut Timor yang unik, tentunya hanya bisa di dapatkan di laut Timor saja. Apabila semua hasil tambang itu, lanjut Bana, dikelola dengan baik dan bertanggung jawab maka masyarakat di empat kabupaten di daratan Timor yakni, Kabupaten kupang,Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu akan hidup sejahtera. 


Editor: Safrizal

Lebel 2

Lebel....